Tangan menjadi salah satu bagian tubuh yang bisa menjadi rantai utama penularan berbagai macam penyakit. Tak terkecuali juga virus Corona yang tengah mewabah dalam beberapa waktu terakhir ini. sehingga kerap kali membuat masyarakat juga menjadi was-was. Jika sudah terjangkit Covid 19 biasanya seseorang akan dengan mudah menularkan kepada yang lainnya, melalui sarana yang dipegang dan juga sebenarnya. Itulah mengapa sangat penting untuk rutin di dalam mencuci tangan menggunakan sabun.

Dengan cuci tangan menggunakan sabun setidaknya dapat memutus rantai penyebaran virus tersebut. Apalagi bagi Anda yang sering kali melakukan kegiatan di luar rumah. Tentunya cara ini membantu untuk mencegah Covid 19. Bahkan sangat dianjurkan juga sebenarnya bagi Anda untuk mengajarkan kebiasaan sehat tersebut kepada anak-anak. Karena mereka sendiri pada dasarnya termasuk salah satu kalangan yang juga paling rentan terjangkit Covid 19, mengingat daya tahan tubuhnya yang masih lemah.

Selain cuci tangan memakai sabun nyatanya pemakaian hand sanitizer juga dianggap cukup efektif untuk mencegah penularan virus Corona ini. apalagi dalam kondisi yang sifatnya darurat. Maka ia dapat dijadikan sebagai pengganti untuk menjaga kebersihan tangan Anda. Meskipun sering kali dianggap praktis, namun ada beberapa fakta terkait dengan hand sanitizer yang patut untuk Anda ketahui, yaitu:

5 Fakta Mengenai Hand Sanitizer yang Banyak Dipakai Masyarakat untuk Cegah Virus Corona
  1. Kandungan alkohol, hand sanitizer dengan kandungan alkohol kurang dari 60 persen ternyata kurang ampuh di dalam membunuh kuman dan bakteri penyebab penyakit. Karena memang alkohol inilah sebenarnya bahan aktif yang digunakan dalam membunuh kuman yang ada di tengah. Namun dalam jumlah yang terlalu tinggi yaitu lebih dari 85 persen justru ia bisa menyebabkan masalah kesehatan layaknya kulit kering sampai dengan iritasi.
  2. Kandungan triklosan yang ada di dalam hand sanitizer berbahaya, hampir semua produk hand sanitizer mengandung triklisan di dalamnya sebagai bahan utama. Nyatanya senyawa yang satu ini bisa memberikan dampak negatif pada sistem saraf dan juga hormonal. Termasuk karena memang ia dapat mempengaruhi fungsi hati.
  3. Semakin sering digunakan akan membuat tangan menjadi mudah iritasi, karena memang kandungan yang ada di dalamnya sebagian banyak adalah berasal dari alkohol, dalam jumlah-jumlah tertentu, maka tidak dapat dipungkiri jika seandainya semakin sering dipakai. Maka sangat mungkin nantinya kulit tangan Anda tersebut menjadi iritasi, kering dan mengelupas.
  4. Hand sanitizer tidak menggantikan cuci tangan, tetap saja meskipun efektif di dalam membunuh kuman penyebab penyakit, namun efektifitasnya tetap tidak menggantikan cuci tangan biasa menggunakan sabun. Karena memang cuci tangan memakai sabun tak hanya bunuh kuman penyebab penyakit. Melainkan juga bisa menghilangkan kotoran yang menempel baik itu yang terlihat maupun tidak.
  5. Terlalu sering dipakai akan membuat bakteri dan virus menjadi resisten, alasan mengapa sebaiknya pemakaian dari hand sanitizer ini dibatasi hanya pada saat kondisi darurat atau penting saja, karena memang jika terlalu sering digunakan, maka ia dapat memicu terjadinya mutasi pada virus dan juga bakteri yang membuatnya justru jadi resisten. Tidak akan mempan lagi jika kelak diberantas memakai hand sanitizer ini.


Selektif juga di dalam memilih hand sanitizer yang banyak dijual di pasaran saat ini. mengingat banyak produk abal-abal yang justru tidak mencegah virus Corona. Melainkan beresiko tinggi menyebabkan masalah pada kulit Anda. Temukan informasi kesehatan menarik lainnya di situs Halodoc.


EmoticonEmoticon